Rabu, 24 Februari 2016
Monumen Perjuangan POLRI
Pertigaan Antara Jalan Raya Darmo dan Jalan Polisi Istimewa. Monumen Perjuangan POLRI ini untuk mengenang diproklamirkanya Barisan Polisi Istimewa menjadi Polisi Republik Indonesia pada tanggal 21 Agustus 1945. Demikian bunyi Proklamasi Polisi:
“Oentoek bersatoe dengan rakjat dalam perdjoeangan mempertahankan Proklamsi 17 Agoestoes 1945, dengan ini menjatakan Polisi sebagai Polisi Repoeblik Indonesia.” Soerabaja, 21 Agoestoes 1945 Atas nama Seloeroe warga Polisi, Moehammad Jasin-Inspektoer Polisi Kelas I Prasasti yang mencantumkan Proklamasi Polisi ini berada di kaki monumen. Proklamasi Polisi tersebut merupakan tekad anggota polisi untuk berjuang melawan penjajah jepang. Tujuan lainya untuk menyakinkan rakyat bahwa polisi adalah aparat negara yang setia kepada Republik Indonesia yang berjuang bersama rakyat dan bukanlah alat penjajah. Peletakan batu pertama monumen perjuangan Polri dilaksanakan pada tgl 9 juni 1997 oleh KAPOLDA JATIM, Mayor Jenderal Polisi Bapak Drs. subagyo, sedangkan peresmianya oleh JENDERAL TNI Bapak Try Sutrisno pada tgl 2 Oktober 1988.
Dengan adanya monument ini dapat mengingatkan kita tentang perjuangan para polri, monument ini melambangkan semangat perjuangan serta kegigihan pejuang yang tergabung dalam perjuangan POLRI dalam melawan penjajah dengan membawa senjata seadanya sehingga berhasil menguasai gedung St. Louis jalan Dr.Sutomo-Surabaya pusat yang letaknya berdekatan dengan lokasi monument ini.
Sumber : Blog di WordPress.com. | Tema Garland.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Bolehlah kalau dibuat tempat selfie hehe
BalasHapusBaru tau kalau ada monumen polri. Hehehe
BalasHapusBaru tau kalau ada monumen polri. Hehehe
BalasHapusSurabaya banget😉
BalasHapusanak muda bahasannya tempat-tempat yang bersejarah. jarang-jarang ini, lanjutkan kak :)
BalasHapus